Rabu, 25 April 2012

Manusia dan keadilan



Pengertian keadilan
Keadilan adalah suatu tindakan manusia yang dilandasi oleh kebenaran, yang  diperjuangkan oleh manusia tersebut. Contohnya adalah orang yang ditabrak di jalan. Orang yang terkena tabrak di jalan, akan meminta keadilannya kepada sang penabrak, dengan cara meminta pengobatan ataupun mengganti akan timbulnya kerusakan yang telah diperbuat oleh sang penabrak. Dengan cara seperti itu, maka ia meminta keadilan atas haknya yang ditabrak.
Makna keadilan
Keadilan memberikan kebenaran, ketegasan dan suatu jalan tengah dari berbagai persoalan. Dengan adanya keadilan semua persoalan pun akan dapat terselesaikan.
Berbagai macam keadilan diantaranya yaitu :
a.      Keadilan Legal atau Moral. Yaitu keadilan yang timbul dari dalam jiwa manusia itu sendiri.
b.      Keadilan Distributif. Yatu keadilan yang dapat terlaksana jika ada bukti yang membenarkannya.
c.       Keadilan Komunikatif. Yaitu keadilan yang mempunyai tujuan untuk menjaga komunikasi dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat.

Kejujuran
Kejujuran adalah sifat yang terdapat di dalam diri hati manusia. Sesuatu bisa dikatakan jujur, yaitu apabila perkataan itu benar dan terdapat fakta-fakta atas perkataannya tersebut. Dan perkataanya dapat dipertanggungjawabkan di suatu hari nanti. Dalam agama islam, sebagai muslim kita diharuskan untuk bisa berkata jujur kepada setiap orang lain, bahkan diri sendiri. Karena kejujuran itu sangat pentig dan berharga, dan kejujuran pula adalah simbol dari kepercayaan orang lain.
Kecurangan
Kecurangan adalah sesuatu hal atau sifat yang buruk bagi manusia. Karena kecurangan bisa berdampak merugikan orang lain yang hanya menguntungkan untuk kepentingan dirinya sendiri. Contohnya adalah orang yang bermain catur. Pada saat dua orang sedang bermain catur, pasti keduanya ingin merasakan kemenangan. Tetapi pada saat satu orang diantara mereka ada yang merasa terkalahkan, tetapi orang tersebut tidak ingin kalah dari lawannya, terdapat sesuatu hal yang ingin ia lakukan. Ketika lawannya itu pergi sebentar untuk kebelakang, ternyata ia memindahkan bidak caturnya ke posisi yang ia inginkan agar bisa mendapatkan kemenangan. Nah perbuatan itulah yang dikatakan dengan kecurangan.
Seharusnya pada saat seseorang ingin menang atau mendapatkan sesuatu, berusahalah dengan semampunya untuk bisa mendapatkan apa yang ia inginkan. Jangan berbuat hal-hal dengan kecuraangan yang dapat merugikan orang lain demi kepentingan dirinya sendiri.
Seseorang dapat melakukan kecurangan dapat disebabkan dengan faktor-faktor diantara lainnya yaitu :
1.      Dikarenakan orang tersebut ingin unggul dari orang lain. Dan berusaha melakukan apapun untuk bisa melampauinya.
2.      Tidak percaya diri akan kemampuan dirinya sendiri.
Pengertian Nama Baik
Nama baik adalah pandangan atas sikap dan perilaku baik tanpa pamrih yang dapat dinilai oleh orang lain atas si pemilik nama tersebut. Dan pemilik nama tersebut mempunyai kehormatan untuk menjaga nama baiknya itu. Sikap dan perilaku tersebut dapat dilihat dari kebersamaan orang tersebut untuk tolong menolong dalam kehidupan bermasyarakat.
Pemulihan Nama Baik
Nama baik yang dimiliki oleh seseorang dapat tercoreng atau ternodai jika orang tersebut melakukan sesuatu yang dapat meresahkan masyarakat. Tetapi orang itu dapat memulihkan nama baiknya itu kembali dengan tidak melakukan hal yang tidak baik atau hal yang dapat meresahkan masyarakat dan membuktikan kepada masyarakat tersebut bahwa ia tidak akan mengulang kembali hal tersebut.
Pembalasan
Dalam setiap perbuatan pasti ada balasannya. Baik kita melakukan hal yang baik maupun perbuatan hal yang buruk. Di dalam agama islam pun dikenal dengan yang namanya yawmul jaza, yaitu hari pembalasan. Dimana nanti semua amal perbuatan manusia akan mendapatkan balasan atau ganjarannya atas apa yang telah ia perbuat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar