Senin, 15 April 2013

PERILAKU KONSUMEN, SURPLUS KONSUMEN & ELASTISITAS HARGA



1.  Perilaku Konsumen

Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Untuk barang berharga jual rendah (low-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan pertimbangan yang matang.

Jumat, 05 April 2013

Tiga Santri Sufi

            Tiga santri tuli tak dapat mendengar, sudah pasti kita bisa menerka, bila mereka bertemu lalu bicara tentang suatu perkara pasti tak akan nyambung. Syugifta si kutu buku, begitulah teman-teman se-asrama menjulukinya karena setiap hari ia tak lepas dari buku ditangannya. Lemarinya pun penuh dengan setumpuk buku. Faruk si tukang pinjem. Si Faruk ini ga boleh ngeliat temannya punya barang baru. Barri si khusyu’ karena si Barri rajin banget belajar ke masjid. Mereka semua tiga santri yang pendengarannya rada-rada normal.

Kamis, 04 April 2013

MALAIKAT KECIL

             Awan senja masih menghiasi langit saat itu, namun perlahan-lahan tetesan air hujan mulai menyerbu bumi. Di sebuah kamar milik Rumah Sakit Tangerang, seorang gadis berambut panjang tampak tak berkedip melihat indahnya hujan. Perlahan senyum manisnya kembali terukir meski diiringi dengan air mata. Tiba-tiba dadanya terasa sesak, cairan berwarna merah perlahan mengalir dari hidungnya membuat ia sulit bernafas.
“Bia....!” teriak seorang wanita paruh baya sambil berlari menghampiri sosok putrinya yang sudah tak berdaya.
“Dokter, tolong anak saya!” pekik Nyonya Anggi.
Seorang dokter dengan dua suster, segera menghampiri Bia. Nyonya Anggi menunggu di luar dengan penuh kecemasan.

Kamis, 24 Januari 2013

Perusahaan yang Berkembang , Go Public atau Kerjasama

Contoh Perusahaan yang berkembang :
HM Sampoerna, Contoh Sempurna Usaha Rumahan.
PT Hanjaya Mandala Sampoerna adalah contoh paling sempurna usaha rumahan, dengan proses jatuh-bangun, akhirnya bisa menjadi perusahaan besar, bukan hanya di tingkat nasional tetapi sudah meng-globalisasi. Perusahaan ini bermula dari usaha pinggir jalan dalam arti sesungguhnya, dan kini menjadi perusahaan publik dengan keuntungan kurang lebih triliunan rupiah per tahun.
Seiring dengan masuknya Putera Sampoerna, putera Swie Ling atau Aga Sampoerna, ke jajaran manajemen, perusahaan terus berkembang pesat. Jumlah karyawan sudah mencapai 1200 orang, dengan produksi 1,3 juta batang rokok per hari. Tahun 1979 pabrik milik HM Sampoerna sempat kembali terbakar habis, tetapi dalam waktu 24 hari Dji Sam Soe sudah berhasil kembali mendatangi konsumennya. Aga Sampoerna meninggal dunia pada tanggal 13 Oktober 1995, meninggalkan perusahaan yang terus semakin maju pesat. Ide untuk menjadi perusahaan publik adalah ide Putera Sampoerna yang awalnya tidak secara bulat diterima oleh keluarganya. Tetapi dengan penuh kesabaran Putera berhasil meyakinkan mereka, bahwa go public akan mengantar perusahaan itu ke tataran global, dan nilai absolut saham milik keluarga pasti akan meningkat setelah itu, satu keyakinan yang ternyata benar di kemudian hari. Kini perusahaan yang bermula dari unit usaha rumahan itu sudah berada di tangan generasi keempat, di bawah kepemimpinan Michael Joseph Sampoerna, dan telah menjadi salah satu perusahaan publik papan atas. Putera Sampoerna sendiri masih aktif sebagai presiden komisaris perseroan.

Sabtu, 05 Januari 2013

Organisasi yang Berkembang



PENDAHULUAN 
Organisasi berasal dari kata organon dalam bahasa Yunani yang berarti alat. Pengertian organisasi telah banyak disampaikan para ahli, tetapi pada dasarnya tidak ada perbedaan yang prinsip, sehingga dapat saya simpulkan bahwa organisasi merupakan sarana untuk melakukan kerjasama antara orang-orang dalam rangka mencapai tujuan bersama, dengan mendayagunakan sumber daya yang dimiliki.
Dan pada prinsipnya setiap organisasi harus memiliki tiga unsur dasar, yaitu :
a. Orang-orang (sekumpulan orang),
b. Kerjasama,
c. Tujuan yang ingin dicapai,

Sedangkan Pengertian Manajemen dari beberapa literature sebagai berikut :
a. Menurut Goerge R. Terry dan Leslie W. Rue dikemukakan bahwa : Manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang ke arah tujuan-tujuan organisasional atau maksud-maksud yang nyata.
b. Menurut James A F Stoner dalam bukunya Management, diungkapkan bahwa : Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumberdaya-sumberdaya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.
c. T. Hani Handoko menyimpulkan bahwa pada dasarnya manajemen dapat didefinisikan sebagai bekerja dengan orang-orang untuk menentukan, menginterpretasikan dan mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan pelaksanaan fungsi-fungsi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penyusunan personalia atau kepegawaian (staffing), pengarahan dan kepemimpinan (leading) dan pengawasan (controlling).

Senin, 03 Desember 2012

SOFTSKILL 2 DAN 3



Pengertian Komunikasi

Sebagai makhluk social sudahtahukah anda pengertian komunikasi ?, manusia senantiasa ingin berhubungan dengan manusia lainnya. Ia ingin mengetahui apa yang terjadi pada dirinya. Rasa ingin tahu itu memaksa manusia untuk berkomunikasi.

Menurut professor Wilbur Schramm dalam Cangara (2004:1) mengatakan tanpa komunikasi , tidak mungkin terbentuk suatu masyarakat. Sebaliknya tanpa masyarakat, manusia tidak mungkin dapat mengembangkan komunikasi.
Definisi komunikasi adalah : seni penyampaian informasi (peran, message, ide, sikap, atau gagasan) dari komunikator untuk merubah, serta permohonan yang dikehendaki komunikator. Jadi penyampaian informasi, berdaya guna bagi komunikator maupun komunikan.

Selasa, 09 Oktober 2012

Faktor-Faktor yang mempengaruhi struktur organisasi


Dalam setiap badan usaha maupun organisasi, pastilah banyak kendala maupun faktor-faktor yang mempengaruhi badan usaha maupun organisasi tersebut. Di sini terdapat beberapa   faktor-faktor yang dapat mempengaruhi organisasi tersebut, diantaranya adalah :
  • -          Strategi organisasi

Strategi organisasi adalah salah satu sarana yang digunakan manajemen untuk mencapai sasaran maupun tujuannya. Karena sasaran diturunkan dari strategi organisasi secara keseluruhan, logis kalau strategi dan struktur harus terkait erat. Tepatnya, struktur harus mengikuti strategi. Jika manajemen melakukan perubahan yang signifikan dalam strategi organisasinya, struktur pun perlu dimodifikasi untuk menampung dan mendukung perubahannya. Sebagian besar kerangka strategi dewasa ini terfokus pada tiga dimensi, yaitu strategi inovasi, strategi minimalisasi biaya, dan strategi imitasi. Strategi inovasi adalah strategi yang